ririn sartikawati

Jumat, 28 Mei 2010

Puisi BJ Habibie utk almarhumah istri tercinta

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,

dan kematian adalah sesuatu yang pasti,

dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,

adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,

pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,

aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,

tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.

mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan,

Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,

kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

selamat jalan sayang,

cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

selamat jalan,

calon bidadari surgaku ....

​BJ.HABIBIE

Jumat, 23 April 2010

Kau adalah rahasia



Kau adalah RAHASIA…

Ketika aku berharap kau rembulan,

Aku selalu bercermin,

aku juga tidak tahu kenapa aku bercermin

Ketika aku berharap kau adalah matahari

Seketika rasa takutku hadir

Jangan pernah kau tanya kenapa aku takut

Kau tetap RAHASIA bagiku hingga nanti

Tak pernah aku berfikir kau akan terluka

Tak pernah aku berfikir kau akan kecewa

Terlalu jauh dari jangkauan anganku untuk melukaimu

Wahai sang RAHASIA

Tetaplah kau menjadi raja RAHASIA ku

Kerajaan RAHASIA yang abadi..

Jumat, 22 Januari 2010

Perbedaan suka, sayang, dan cinta




Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada di sisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jangan menangis."
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis di pundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama - sama."

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Ia sangat cantik dan menawan."
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata, "Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."

Pada saat orang yang kau SUKAi menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANGi menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTAi menyakitimu, kau akan berkata, "Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.

Rabu, 20 Januari 2010

Planet Hollywood di Gatot Subroto Terbakar!!



Planet Hollywood di Gatot Subroto Terbakar



Jakarta - Restoran dan bioskop Planet Hollywood terbakar. Belum diketahui apa penyebabnya, namun petugas pemadam telah melokalisir api.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 22.15 WIB, Rabu (20/1/2010) di kawasan Jl Gatot Subroto, Jakarta.

"Ada 3 unit mobil pemadam yang dikerahkan. Api sudah bisa dikuasai," terang petugas pemadam Suparno melalui telepon.

Menurut Suparno, api membakar bagian atas. Belum bisa dipastikan apakah karena arus pendek listrik atau karena sebab lain.

update


Logo Planet Hollywood Terbakar

JAKARTA - Tulisan Planet Holywood yang terpasang di atas gedung yang berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, terbakar, Rabu malam. Beruntung, api berhasil dipadamkan.

“Sudah bisa diatasi, hanya lambangnya saja,” kata Petugas Polsek Setia Budi Jakarta Selatan, Pamisar kepada okezone, Rabu (20/1/2010).

Meski sempat membuat pengunjung cafe dan bioskop sempat panik dan berhamburan keluar namun tidak menimbulkan korban jiwa. "Tidak lah, hanya tulisan saja kok," tandasnya.

Menurut informasi yang diperoleh, petugas pemadam kebakaran sempat datang namun terlambat. Api akhirnya bisa dikuasi oleh petugas Planet Holywood.(ded)

"Data-data laporan masih dikumpulkan, tapi api sudah bisa dilokalisir,"

kau datang....


Sejenak hatiku meragu
Suara hatiku membisu
Kehampaan kian terasa
Harapan sesuatu tlah tiada

Kurindukan suasana baru
Harapan merubah hidupku
Mengisi kehampaan diri
Tuk mengganti yang telah pergi

Kau datang seketika
Mengejutkan jiwa
Sehingga kuterlena
Sekejap kumerasa

Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari

Semenjak datang dalam hidupku
Kau berikan semua dirimu
Seolah tlah kau hanyutkan
Di dalam arus kesepian

Kau datang seketika
Mengejutkan jiwa
Sehingga kuterlena
Walau tuk sementara

Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari

Kau datang seketika
Mengejutkan jiwa
Sehingga kuterlena
Walau tuk sementara

Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari
Kau datang demi kebahagiaanku
Yang kucari

By:KRAKATAU

Sabtu, 09 Januari 2010

Kala Hujan Turun

Kala Hujan Turun (sebuah cerita)

hujan

Hujan turun lagi. Meski garis arsirannya kerap membuatku terpesona tapi hari ini aku berharap hujan lebat tidak menjebakku bersama Mr.Hudioro disini.

“Kamu suka hujan nggak?” Untuk pertama kalinya Mr.Hudi bersuara, bersaing dengan suara hujan dan alunan musik klasik dari dalam toko kaset tempat kami berteduh.

“Sedikit.”

“Ow.. pantes!”

“Kenapa?”

“Kamu senyum-senyum sendiri kalo melihat hujan!”

Mr.Hudi nyengir sementara aku memberengut. Sejak hari itu Mr.Hudi belum pernah lagi menemaniku menikmati matahari senja. Mungkin marah, mungkin sibuk atau mungkin juga ia tahu cuaca tidak mengijinkanku untuk sering-sering kesana.

“Kamu nggak dingin, Rhein?”

“Sedikit.”

“Mau pake jaketku?”

Aku menggeleng. Mr.Hudi terdiam dan hanya menatap hujan yang tak kunjung reda. Sementara aku kembali sibuk dengan lamunanku sendiri.

“Kalo melihat hujan jadi inget puisinya Sapardi Djoko Damono ya?” suara Mr.Hudi mengusik lagi.

Aku tersenyum. “Yang mana?”

“Itu.. yang Aku Ingin. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.”

“Mr.Hudi…???” aku memanggil pelan.

“Apa?” Mr.Hudi menoleh, menatapku lembut.

“Kamu tidak sedang merayuku kan?”

“Hah.. Cerewet!!” Mr.Hudi langsung memalingkan muka, tapi aku masih sempat melihat rona merah mewarnai wajahnya. Diam-diam aku tersenyum, menatapi rinai hujan yang berebutan menyentuh bumi dan setengah mati menahan tawaku agar tidak pecah.

Kelak, setiap kali mendengar lagu Utopia aku selalu mengingat saat-saat ini bersama Mr.Hudi.

..aku selalu bahagia saat hujan turun..karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri..

Aku Merindukan Hujan




Sesak.
Menyekap.
Tiba-tiba aku merindukan hujan
dan menatap tetesannya memburam di jendela kaca ku.
Aku merindukan hujan
dengan dinginnya yang memeluk erat luka ku.
Aku merindukan hujan
dan membasuh semua tangis di hati ku.
Aku tak merindukan apa-apa selain hujan turun di sore ini.

Pengikut